Monday, November 6, 2006

Ecosale: ketika para perempuan berjualan

Lapangan Sempur Kaler yang berlokasi di sekitar kantor Forest Watch Indonesia (FWI) Bogor pada Sabtu, 14 Oktober 2006 yang lalu terlihat ramai oleh tenda-tenda hijau dan putih, diselingi dengan warna-warna oranye dan hijau terang yang bertuliskan ‘Ecosale: tetap keren dengan barang second hand’.

‘Salah satu tujuan Ecosale adalah untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa barang bekas yang masih layak pakai itu sebenarnya tidak hanya identik dengan kalangan bawah. Kita masih bisa keren juga kok pakai barang second hand’, begitu ujar Mai, salah satu anggota Ecosisters, organisasi yang memotori acara Ecosale ini. Berdiri pada tahun 2005 yang lalu atas inisiatif sekelompok kecil aktifis perempuan, Ecosisters yang memiliki semboyan Kelompok Perempuan Peduli ini sudah memiliki jumlah anggota 70 orang.

Selain barang bekas layak pakai yang merupakan koleksi dan sumbangan anggota Ecosisters yang berhasil dikumpulkan dalam waktu sebulan saja, nampak juga ada sembako dan sayur-sayuran yang ditujukan bagi warga sekitar yang memerlukan. Walau terpisah jarak antara Bogor dan Jakarta dan disibukkan dengan aktifitas pekerjaan masing-masing, Ecosale berhasil diselenggarakan dengan baik dengan tatanan yang menarik. 

Tenda paling ujung berwarna putih berisi makanan-makanan yang menggoda selera apalagi di siang terik bulan puasa seperti saat itu. Resoles, black forest, lupis, dan aneka jajanan pasar seperti menggapai-gapai untuk dibeli. Namun untuk mereka yang berpuasa, kue kering di toples, kletikan, sampai beras kencur dan madu siap untuk dibawa pulang dan disantap selepas magrib ataupun ditunda sampai lebaran nanti. Tenda yang lain berisi sembako dan kebutuhan dapur, baju-baju bekas layak pakai, peralatan rumah tangga sederhana, aksesoris, pernak-pernik, dan lainnya. Tidak ketinggalan, ada satu stand yang menyajikan pameran foto sederhana bertema ‘Perempuan, Anak, dan Lingkungan’.

Animo masyarakat terlihat cukup positif. ‘Wah saya tadi sempat bingung juga, barangnya belum sempat didisplay semua tapi warga disekitar sini sudah pada menyerbu untuk belanja’, komentar Devi, koordinator acara Ecosale. Seorang Ibu warga sekitar juga bertanya kapan acara seperti ini diadakan lagi. Menjelang sore hari ketika barang-barang tinggal sedikit, seorang Bapak masih bertanya apakah Sembako masih ada atau tidak.

Berhubung para penyelenggara adalah kelompok perempuan, para anggota Ecosisters juga tidak ketinggalan untuk membeli barang yang dijual oleh teman-temannya sambil sibuk menjaga anak-anaknya yang berlari kesana kemari dan tentunya ngobrol-ngobrol untuk menyelenggarakan Ecosale tahap selanjutnya.

Posted by ecosisters in 03:05:13
Comments

2 Responses

  1. drivers tag says:

    You are so totally right (write!)

  2. tag drivers says:

    You are very very professional.I dream i could do such a great job as you do.

Leave a Reply